Kemendag dan Shopee Buka Jalur Ekspor UMKM ke Empat Negara ASEAN

Kementerian Perdagangan bersama Shopee Indonesia memperluas peluang UMKM menembus pasar internasional melalui program Jalan Global Kreasi Lokal yang diluncurkan di Jakarta pada 27 Oktober 2026. Program tersebut membuka rute ekspor baru menuju Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam dengan dukungan mitra logistik Anteraja dan JNE. Bagi pelaku Bisnis, langkah ini tidak hanya memperbesar kesempatan menjangkau konsumen regional, tetapi juga menunjukkan pentingnya kesiapan produk, pemasaran digital, logistik, serta pemahaman karakter pasar negara tujuan sebelum menjalankan ekspansi lintas negara.
Kolaborasi Kemendag dan Shopee Memperluas Peluang Ekspor
Inisiatif ekspor terbaru tersebut menyediakan akses ekspor baru bagi pelaku usaha lokal menuju Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam. Langkah ekspansi ini dirancang untuk mendukung pelaku Bisnis mengenalkan produk ke pembeli regional melalui ekosistem perdagangan digital. Tersedianya jalur digital dapat memberikan titik masuk yang lebih terstruktur, terutama bagi UMKM yang masih membangun pengalaman perdagangan internasional.
Inisiatif tersebut juga menggandeng Anteraja dan JNE sebagai mitra logistik. Dukungan sektor pengiriman menjadi bagian penting karena ekspor tidak hanya berhenti pada transaksi di marketplace, tetapi juga membutuhkan pengiriman lintas negara yang terkelola. Bagi UMKM, konsistensi pemenuhan order perlu diperhatikan bersamaan dengan aktivitas penjualan. Dengan demikian, perluasan pasar tidak menimbulkan masalah operasional ketika volume penjualan mulai meningkat.
UMKM Perlu Membangun Kesiapan Sebelum Memasuki Pasar Global
Memasuki perdagangan internasional tidak otomatis menjamin pertumbuhan transaksi. Kemendag menekankan bahwa pelaku usaha perlu mempertahankan mutu barang, mematuhi aturan yang berlaku di negara sasaran, serta mempelajari karakter pelanggan. Selain itu, kesiapan distribusi dan logistik menjadi faktor penting. Artinya, Bisnis yang ingin memanfaatkan peluang tersebut perlu menyiapkan strategi lebih luas daripada sekadar mengunggah produk.
Perbedaan preferensi konsumen juga harus dipahami. Produk yang diterima baik oleh konsumen Indonesia belum tentu memperoleh respons serupa di luar negeri. Karena itu, pelaku UMKM dapat mengamati produk sejenis, menyesuaikan komunikasi produk, serta memahami pola permintaan pada negara yang akan dituju. Dalam segmen NICHE, pemahaman konsumen secara rinci bahkan dapat menjadi pembeda utama.
Marketplace Membantu UMKM Menjangkau Konsumen Luar Negeri
Skema ekspor melalui Shopee memungkinkan penjual Indonesia untuk menjangkau pembeli melalui ekosistem Shopee internasional. Dalam mekanisme layanan, Shopee dapat mendukung proses penjualan pada situs luar negeri, termasuk pengelolaan listing, komunikasi, inventori, serta pelaporan transaksi. Model tersebut memberikan kemudahan tertentu bagi pelaku Bisnis yang ingin menguji pasar internasional melalui marketplace.
Meskipun marketplace menyediakan ekosistem pendukung, penjual tetap harus memperhatikan perhitungan margin dengan teliti. Dalam Program Ekspor Shopee, harga produk di luar negeri dapat dipengaruhi sejumlah biaya terkait transaksi lintas negara, seperti ongkos kirim, kewajiban impor, pajak, dan konversi mata uang. Karena itu, UMKM perlu menilai profitabilitas sebelum memperbesar penjualan agar pertumbuhan transaksi tetap sehat.
Ekspansi ASEAN Diperkuat dengan Edukasi dan Pengenalan Pasar
Selain membuka rute ekspor ke empat negara, program Jalan Global Kreasi Lokal juga memasukkan pembelajaran mengenai pemasaran internasional dan pengenalan pasar Malaysia. Strategi tersebut menunjukkan bahwa akses pasar perlu disertai peningkatan kapasitas. Bagi pelaku Bisnis, informasi tentang karakter pasar dapat mendukung keputusan pemasaran. Produk yang sama mungkin memerlukan penyesuaian promosi ketika memasuki pasar baru.
Dalam agenda lanjutan pada November 2026, program tersebut direncanakan melibatkan 10 UMKM terpilih dalam program pembelajaran pasar Malaysia. Kegiatan seperti ini memberikan kesempatan mempelajari pasar lebih dekat mengenai perilaku konsumen. Bagi UMKM, melihat karakter pasar dari dekat dapat meningkatkan kualitas strategi ekspansi. Pelaku usaha kemudian dapat menilai kecocokan produknya berdasarkan kebutuhan konsumen yang benar-benar terlihat.
Momentum bagi UMKM untuk Meningkatkan Daya Saing Produk
Perluasan jalur ekspor dapat memberikan kesempatan bagi UMKM untuk memperkuat daya saing. Pasar regional membuat pelaku usaha perlu lebih disiplin mengelola kualitas. Selain itu, deskripsi barang, pengelolaan pesanan, dan ketersediaan stok dapat membentuk persepsi konsumen. Oleh sebab itu, peluang ekspor sebaiknya digunakan sebagai alasan untuk meningkatkan standar.
Pemerintah melalui Kemendag juga terus menjalankan sejumlah dukungan perdagangan internasional, termasuk program Dari Lokal untuk Global. Dalam pengembangan InaExport, Kemendag juga memperkuat layanan yang menghubungkan eksportir dengan calon pembeli internasional. Upaya tersebut menunjukkan bahwa ekosistem ekspor semakin melibatkan berbagai kanal. Bagi pelaku usaha, memanfaatkan program yang sesuai dapat menambah pengalaman sebelum mengejar volume ekspor yang lebih besar.
Kesimpulan: Kolaborasi Digital Memperluas Akses Bisnis ke ASEAN
Pembukaan rute ekspor baru membuka peluang tambahan bagi UMKM menuju Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam. Namun, tersedianya jalur perdagangan digital perlu disertai penguatan kualitas produk. UMKM perlu menjaga mutu, mengelola logistik, serta membangun pemasaran yang relevan agar ekspansi memberikan manfaat jangka panjang.
Bagi pelaku UMKM, penguatan ekosistem digital dapat mendorong persiapan menuju ekspansi regional. Langkah bertahap dapat dilakukan melalui riset terhadap negara tujuan sebelum memperluas jangkauan pasar. Apabila Anda memiliki pengalaman menjual produk ke luar negeri, bagikan pandangan mengenai tantangan yang paling penting agar diskusi mengenai ekspor UMKM semakin bermanfaat.








